Feeds:
Posts
Comments

Archive for September, 2013

  • Laboratorium
    • Darah:
      • Hematologi rutin
      • Kimia darah: glukosa, ureum, kreatinin, elektrolit (Na, K, dan lain-lain)
      • Analisis gas darah
    • Urinalisis rutin
  • Radiologi
    • Foto polos
    • CT scan/MRI

urinalisis&plasma

* Ketonuria dalam jumlah kecil dapat timbul pada pasien stres berat atau tidak makan dalam waktu yang lama akibat penyakit

** pasien dapat mengalami asidosis bila terjadi deplesi volume berat dengan kolaps kardiovaskular ataupun sepsis

*** urin dalam kandung kemih masih dapat mengandung glukosa akibat hiperglikemia sebelumnya

blood-gas_analysis

Advertisements

Read Full Post »

  • PPD 2 TU (Purified Protein Derivative Tuberculin Unit)
    • Pembacaan 48-72 jam pasca penyuntikan
    • Positif > 10 mm
    • Infeksi primer tuberkulosis paru > 3 minggu

preview_html_33c2ebd8tuberculin

  • Sputum BTA (Ziehl-Neelsen stain)

320px-Mycobacterium_tuberculosis_Ziehl-Neelsen_stain_02

  • Pemeriksaan Cairan Serebrospinalis
    • Jernih
    • Tampak web-like clot (bekuan sangat halus dan renggang) bila didiamkan selama 24 jam
    • Nonne -/+, Pandy +/-

006697~1

Produktbild bioanalytic GmbH

    • Sel <500/mm3, predominan limfosit (meningitis TB: pleiositosis ringan sampai 200 sel – infeksi kronis)
    • Protein meninggi > 75 mg% (normal: 15-45 mg%)
    • Gula < 40 mg% (normal: 50-80 mg%, atau setengah kadar gula darah)
    • Perwarnaan Ziehl-Neelsen -> BTA (+)
  • CT scan/MRI kepala bila dicurigai ada TTIK (Tekanan Tinggi Intrakranial)
  • IgG & IgM Toxoplasma (risiko imunodefisiensi)
  • ELISA HIV (risiko imunodefisiensi)
  • Foto toraks (gambaran TB milier)

miliary_tb

Read Full Post »

Laboratorium:
  • Urin: glukosa, protein, berat jenis, dan sedimen
  • Darah:
    • Darah rutin: Hb, hematokrit, leukosit
    • LED (vaskulitis)
    • Glukosa darah, sewaktu, puasa, 2JPP
    • Kreatinin dan urea (fungsi ginjal)
    • Lipid darah (kolesterol total, LDL, HDL, trigliserida)
    • Elektrolit (Na, K)
    • Waktu perdarahan
Neurofisiologi:
  • EEG
  • Kardiovaskular  (EKG, foto toraks)
  • Neuroimaging: CT Scan kepala, MRI kepala
  • Vaskular:
    • Non invasif:
      • Direk: USG karotis

Prevention-CIMT

      • Indirek: Doppler sonografi arteri intrakranial
    • Invasif: angiografi

angio_lateral_495w

  • Cerebral blood flow dan metabolisme:
    • PET (Positron Emission Tomography)

Series of 6 brain scans showing a massive stroke

    • SPECT (Single Photon Emission Tomography)

F3_medium

Read Full Post »

patgen-patfis_kejang-demam

Patofisiologi Kejang Secara Umum:

  • Kejang timbul akibat ketidakseimbangan dari eksitasi dan inhibisi
  • Proses abnormalitas utama:
    • Defek membran yang menyebabkan ketidakseimbangan resting potential
      • Abnormalitas konduksi kanal K dan Ca  (berpengaruh terhadap influks Na-> aksi potensial)
      • Defek sistem inhibitor GABA (Cl-)
      • Abnormalitas transmisi reseptor N-methyl-D-aspartate (influks Ca)
  • Jika eksitasi menyebar ke area subkortikal, talamus, dan batang otak: fase tonik
  • Saat neuron inhibitor di korteks, talamus anterior, dan ganglion basal menghambat eksitasi kortikal: fase klonik (terjadi kontraksi dan relaksasi)
  • Tidak ada mioklonik, spasme, dan lena pada kejang demam

Read Full Post »