Feeds:
Posts
Comments

Archive for September, 2017

 

Langkah 1: Kenalilah Taktik Menakut-Nakuti dari Gangguan Obsesif-Kompulsif (Obsessive-Compulsive Disorder (OCD))

Gangguan Obsesif-Kompulsif adalah jaringan ketakutan otak yang mengirimkan sinyal bahwa ada sesuatu yang salah dan perlu dilakukan untuk mengatasi itu SEGERA. Gangguan Obsesif-Kompulsif hanya bereaksi pada konsekuensi yang ditakuti atau penting bagi seseorang. Misalnya, jika seseorang tidak takut menumpahkan air di lantai, OCD tidak akan mengirim pemikiran yang mengganggu, “Oh tidak, Anda menumpahkan air. Anda harus membersihkannya SEGERA.” Di sisi lain jika seseorang peduli dengan keamanan keluarganya, OCD mungkin berkata, “Oh tidak, Anda membiarkan kompor itu menyala. Anda harus kembali dan memeriksa SEGERA atau orang terpenting dalam hidup Anda akan mati dan itu akan menjadi salah Anda.” Demikian pula, jika Anda sangat memerhatikan kesejahteraan keluarga atau keselamatan siswa Anda, OCD mungkin memasukkan dirinya ke dalam kesadaran Anda dengan pemikiran, “Oh tidak. Bagaimana jika saya kehilangan kendali dan membahayakan anak-anak atau siswa saya?”

Klien saya selalu bertanya, apa yang terjadi pada mereka sehingga mereka bisa memiliki “pikiran mengerikan” semacam itu? Itu karena isi sebuah obsesi kadang-kadang hanyalah sisi sebaliknya dari nilai inti yang kita yakini. Jika OCD mengganggu Anda dengan gambaran dan pemikiran untuk menghujat Tuhan, maka agama pastilah penting bagi Anda. Jika OCD mengulas cara-cara keluarga Anda bisa terluka, maka keluarga Anda jelas merupakan salah satu prioritas utama Anda.

Ada daftar periksa pemikiran mengganggu yang biasa saya temukan berguna untuk dibagikan dengan pasien saya. Ada banyak pemikiran dalam daftar ini tentang kehilangan kendali dan bertindak kasar atau seksual. Beberapa studi penelitian menemukan bahwa ketika daftar ini ditunjukkan pada sampel populasi nonklinis (tidak mengalami Gangguan Obsesif-Kompulsif), sekitar 90 persen dari mereka yang disurvei akan setuju pernah mengalami beberapa pemikiran yang mengganggu.

Bila sampel nonklinis ditanyai seberapa terganggu mereka saat mengalami pemikiran intrusif ini, paling sering mereka hanya sedikit terganggu. Sebaliknya, ketika daftar yang sama ditunjukkan pada individu yang didiagnosis dengan OCD, persentase yang merasa terganggu akan sama, tetapi perbedaannya adalah seberapa besar tekanan yang dipicu oleh pemikiran ini pada penderita OCD. Pada pasien OCD, akan ada tingkat tekanan emosional yang jauh lebih tinggi saat pikiran intrusif yang sama muncul.

Apa yang membuat OCD tetap menjangkiti bukanlah adanya pikiran-pikiran intrusif itu, tetapi reaksi seseorang terhadap mereka. Semakin tidak suka mengalami pikiran intrusif dan kemudian mencoba untuk menekan atau melawan pemikiran ini, semakin besar frekuensi pemikiran intrusif yang akan dialami seseorang. Tindakan untuk mencoba “tidak memiliki” pikiran intrusif malah akan membuatnya ada. Satu-satunya cara untuk mengetahui apakah Anda memiliki atau tidak memiliki pemikiran adalah dengan berpikir “Apakah saya memikirkan X” atau “Saya lebih baik tidak memikirkan X” yang tentu saja menyebabkan seseorang memikirkan X.

Jadi, kembali ke pertanyaan mengapa pasien OCD memiliki pemikiran intrusif? Karena mereka manusia dan menjadi manusia berarti seseorang akan mengalami hal janggal dan aneh. Pikiran manusia terus berputar, berusaha untuk menemukan masalah yang menarik untuk dipecahkan, agar kita tetap hidup. Kita tidak memiliki kecepatan jaguar atau kekuatan beruang, tetapi kita memiliki pikiran terlalu kuat yang sangat bagus dalam merencanakan tantangan masa depan, tetapi juga untuk mengikat diri sendirinya menjadi simpul rumit. Terbebas dari OCD bukan tentang menghentikan pikiran intrusif, aneh, dan sesekali mengganggu ini, tetapi bagaimana kita belajar membedakan spam mail dan urgent mail (surat yang mendesak).

Saya harus memberikan sanggahan di sini bahwa OCD suka mengambil sesuatu yang meyakinkan dan mengubahnya menjadi sebuah paksaan. Jadi, jika Anda membaca blog ini untuk keseratuskalinya dan dengan putus asa mencoba untuk mencari tahu apakah ini terdengar seperti Anda atau tidak, atau jika “pikiran buruk Anda” adalah OCD, atau jika Anda adalah orang yang mengerikan, maka BERHENTI membaca blog ini. Karena saya yakin pengalaman Anda telah menunjukkan Anda mendapatkan kelegaan jangka pendek dengan terus menerus membaca yang sebenarnya merupakan bagian dari keseluruhan kegelisahan yang lebih besar. Sebagai gantinya, perjuangkan kebebasan jangka panjang Anda dari OCD dengan mengajarkan pada pikiran Anda agar tak menganggap dirinya begitu serius.

Langkah 2: Paparan dan Pencegahan Respons

Tidak ada jalan menghindari OCD kecuali melewatinya. Seperti yang dijelaskan pada langkah pertama, semakin seseorang menghindari pemikiran yang mengganggu, semakin seseorang akan mengalami pemikiran yang menakutkan, menyusahkan, dan menyebalkan. Oleh karena itu, kita perlu bersikap rileks dan berlatih cara melepaskan diri dari dorongan (tindakan kompulsif) yang bertujuan untuk mendapatkan kelegaan sesaat. Cara terbaik untuk membatasi paparan adalah dengan menciptakan daftar paparan dan menguraikan langkah-langkah kecil yang dapat Anda ambil secara perlahan, tetapi pasti, untuk menghadapinya. Dengan demikian, Anda dapat berkata dengan yakin pada OCD bahwa Anda akan menguasainya.

Langkah 3: Dapatkan Dukungan

“Dukungan” mungkin terdengar berlebihan, tetapi tanpa itu rencana pertarungan Anda terhadap pemikiran-pemikiran intrusif akan kandas begitu saja. Hampir tidak mungkin melakukan pekerjaan ini sendirian. Bukannya Anda tidak cukup pintar atau cukup bertekad atau cukup berani untuk mengalahkan OCD. Alasan Anda membutuhkan dukungan dari luar adalah karena tidak ada yang lebih kuat dalam mengatasi OCD daripada menyuarakan pikiran yang mengganggu itu dengan suara keras, kepada pelatih yang pengertian. Pikiran intrusif yang sama yang terasa begitu nyata, sangat kuat dan bertindak sesuka hati saat berputar-putar di kepala Anda, akan hancur saat berkata dengan suara keras. Ketika pikiran intrusif Anda dilepaskan ke dunia dan pelatih pendukung Anda masih melihat Anda yang mereka percaya dan mendengar pemikiran mengganggu Anda sebagai “bla bla bla” dan mungkin menggelikan, otak Anda akan selangkah lebih dekat dengan pemahaman bahwa pikiran ini adalah spam mail dan tidak lebih.

Dalam hal menemukan pelatih suportif, Anda dapat menghubungi terapis yang terlatih dalam bidang Terapi Kognitif dan Perilaku untuk OCD. Anda dapat juga berkonsultasi pada psikiater atau membaca buku mandiri untuk menangani Gangguan Obsesif-Kompulsif.

Jadi sekarang Anda tahu tiga langkah dasar yang diperlukan untuk menendang pikiran intrusif jauh-jauh. Dan ingat, kita semua jauh lebih besar daripada pikiran kita. Hidup kita ditentukan oleh tindakan yang kita pilih untuk diambil, bukan oleh badai listrik pikiran yang berkedip-kedip dalam benak kita.

 

Sumber

Ditulis oleh Dr. Debra Kissen pada
https://adaa.org/blogs/how-to-take-power-back-intrusive-thoughts-ocd

Advertisements

Read Full Post »