Feeds:
Posts
Comments

Archive for the ‘Jurnal Josephine’ Category

Salah satu tempat yang saya kunjungi saat berwisata ke Lembang, Bandung Barat, adalah Taman Bunga Begonia. Taman bunga ini terletak di Jalan Maribaya No. 120. Taman bunga ini buka dari pukul 08.00 – 17.00 WIB.

Untuk mencapai tempat tersebut ada banyak pilihan transportasi. Bila kita ingin ke sana menggunakan transportasi umum dari Stasiun Bandung, bisa naik angkutan kota jurusan St. Hall – Lembang. Angkot tersebut akan melalui Jalan Pasir Kaliki dan Paris van Java (PVJ) untuk setelahnya menuju Lembang. Setelah naik St. Hall – Lembang, kita akan sampai di pertigaan Pasar Lembang. Dari sana kita bisa turun dan berganti sarana transportasi dengan delman atau ojek. Minta saja pada kusir delman atau pengemudi ojek untuk diantarkan ke Taman Bunga Begonia. Menurut beberapa sumber bisa juga menggunakan angkot Lembang – Cibodas.

Bila menggunakan kendaraan pribadi dapat melalui Jalan Setiabudhi (Ledeng) atau melalui Pasar Lembang ke arah Jalan Maribaya (masih lurus setelah melewati De Ranch).

Total biaya pulang pergi dengan kendaraan umum: Rp 20.000,00 – 50.000,00

Kalau Anda sebelumnya baru dari objek wisata Tangkuban Perahu atau dari arah Jalan Tangkuban Perahu, bisa naik angkot Lembang – Cikole dan turun di pertigaan Pasar Lembang. Dari sana bisa naik delman atau ojek lagi.

Sewaktu sampai di sana, saya disapa oleh suasana yang tenang dan segar. Tiket untuk masuk ke taman bunga dapat dibeli di stand tiket, sebelah kanan pintu masuk taman. Harga tiket masuk Rp 10.000,00 untuk waktu yang tak dibatasi (sampai taman bunga tutup) dan dapat pinjaman topi anyaman selama berada di sana.

Selain dapat melihat keindahan taman bunga, kita juga dapat melihat kebun sayur yang berada di belakang taman bunga tersebut. Sayur-sayuran di sana bisa dibeli dan tentunya harus ditimbang dahulu. Lalu juga ada Taman Kelinci. Untuk masuk ke Taman Kelinci harus membayar tiket lagi sebesar Rp 10.000,00.

Bunga Begonia yang Mendominasi Taman

Patung Gajah di Taman Sayuran

Kita juga bisa membeli suvenir atau bunga setelah lewat jalan ke pintu keluar. Bunga yang dijual bermacam-macam, ada begonia, salvia, erigeron, kaktus, juga ada semak stroberi dan lain-lain. Harganya mulai dari Rp 15.000,00 sampai ratusan ribu. Untuk bunga begonia sendiri dapat dibeli dengan harga Rp 15.000,00 untuk yang ditanam di polybag. Bila ditanam di pot harganya Rp 30.000,00 – 75.000,00. Kalau ingin membeli bunga jangan lupa tanyakan cara perawatannya. Beberapa bunga tidak tahan udara panas atau curah hujan tinggi.

Di taman tersebut juga terdapat kedai makanan, tetapi saya tak sempat mengunjunginya.

Review untuk Taman Bunga Begonia

Keunggulan:

  • Bunga terawat baik
  • Suasana taman tenang karena daerah pegunungan dan bukan jalan besar
  • Sangat cocok untuk pencari wisata santai dan tak melibatkan adrenalin
  • Lingkungan taman bersih dan asri
  • Banyak sekali spot yang cocok untuk berfoto, baik swafoto ataupun bersama
  • Banyak tempat duduk sehingga dapat bersantai sejenak setelah berfoto dan menyusuri taman

 

Kekurangan:

  • Luas taman tidak terlalu besar sehingga belum memuaskan bila tujuan Anda untuk berjalan-jalan jauh

 

Secara keseluruhan, saya beri rating 4,5. Tempat yang sangat cocok untuk mencari hiburan yang mampu melepas penat dan tidak melelahkan 🙂

 

“The rose speaks of love silently, in a language known only to the heart.” – Anonymous

Advertisements

Read Full Post »

aab23d128efb393b6f7a2c6c48cea988

2 Korintus 6:14; 1 Petrus 3:1-7

Sejak muda Mark Twain tidak mengakui keberadaan Tuhan. Tahun 1868, pria yang populer ini berkenalan dengan Olivia, seorang gadis cantik yang takut akan Tuhan. Mark jatuh cinta pada pandangan pertama kepada gadis yang dididik dalam keluarga Kristen yang taat itu. Olivia tahu bahwa Mark tidak percaya pada Tuhan, namun cinta yang kuat seperti maut itu akhirnya mengantar Olivia menjadi istri Mark. Olivia menikah dengan syarat: Mark tidak boleh menghalanginya untuk beribadah. Mark memang memberi Olivia kebebasan untuk beribadah, tetapi ia kerap mengatakan tidak melihat manfaat ibadah yang dilakukan istrinya itu. Waktu yang berjalan mengikis iman Olivia, kini imannya yang dulu berapi-api menjadi redup. Di satu titik, Olivia menjadi lesu, tidak lagi pergi beribadah, dan sama sekali tidak bersaat teduh seperti yang dulu.

Rumah tangga Mark dan Olivia sering dirundung malang, dua orang anak mereka mati dalam usia yang muda. Kondisi ini tentu melukai hati mereka, terlebih Olivia. Mark kerap menemukan Olivia sedang menangis pada malam hari. Jika sudah demikian, Mark mencoba menghiburnya, “Apabila dalam kesedihan engkau merasa perlu berdoa dan pergi ke gereja untuk menenangkan hatimu, lakukanlah! Aku mendukungmu dengan sepenuh hati.” “Mark, sejak menikah denganmu, imanku semakin hari semakin pudar dan setelah sekian lama kita menikah, kini aku pun sudah tidak memiliki iman lagi kepada Tuhan,” jawab Olivia.

Betapa besar harga yang harus dibayar oleh orang benar yang kemudian kompromi dengan dosa demi mendapatkan keinginan dunia yang fana.

Banyak muda-mudi yang gagal mempertahankan imannya ketika berada di persimpangan cinta. Mengapa mereka masuk ke dalam jebakan lembah cinta dan terhilang di sana?

Pertama, tidak memegang prinsip bahwa terang tidak dapat bersatu dengan gelap (2 Kor 6:14). Seorang pemuda atau pemudi memutuskan untuk menjalin hubungan dengan seseorang yang tidak seiman mungkin berpikir imannya cukup kuat. Mereka pikir, setelah menikah mereka mampu membawa pasangannya kepada Tuhan, atau paling tidak mempertahankan imannya. Kebanyakan yang nekat berbuat demikian mengalami kegagalan. Kenekatan seperti itu justru akan menjadi jebakan yang membawa celaka dalam hidupnya.

Kedua, takut tidak akan mendapatkan pasangan hidup dan tidak sabar menunggu. Kekhawatiran ini menjadi celah yang besar bagi seorang single, apalagi yang sudah berumur matang. Keinginan untuk segera mendapatkan status menikah membuatnya tidak berpikir panjang. Ketika seseorang datang dan menyatakan keinginan untuk menikahinya, maka ia segera menyambutnya. Anak-anak Tuhan, bersabarlah karena iman memang membutuhkan kesabaran, tetapi akan membuahkan hasil yang manis. Percayalah kepada Tuhan dengan tetap menantikan pasangan yang seiman dan seimbang, kebahagiaan pasti engkau reguk.

Manna Sorgawi

21 Januari 2010

Read Full Post »

success-key

Kejadian 50:15-21; Yeremia 29:11

Tuhan berjanji bahwa Dia membuat rancangan damai sejahtera dan hari depan yang penuh harapan bagi orang-orang yang bersandar kepadaNya. Kalau memang demikian, mengapa ada orang yang benci, iri hati terhadap kita, bahkan ada yang ingin menjatuhkan kita dengan berbagai macam strategi? Mengapa ada rekan kerja yang memusuhi dan tidak senang melihat kemajuan kita?

Tuhan bisa saja memakai musuh-musuh itu untuk membuat kita mencapai sukses yang Dia sediakan. Yusuf dimusuhi dan dibuang oleh kakak-kakaknya ke dalam sebuah sumur tua di Dotan, hanya karena mereka iri hati setelah Yusuf menceritakan mimpi yang dia dapat dari Tuhan. Iri hati membuat kakak-kakaknya tega membinasakan Yusuf. Apakah Tuhan meninggalkan Yusuf sendirian di sumur tua itu? Tidak, Dia ada di sana untuk menjaga rancanganNya terhadap Yusuf. Setelah sumur Dotan, Yusuf naik ke anak tangga sukses di rumah Potifar, penjara, sampai akhirnya sampai puncak sukses di istana Firaun.

“Sumur Dotan” bisa menjadi alat bagi Iblis untuk menggagalkan kita mempercayai rencana Tuhan yang baik, tetapi jika hati kita memberi respons seperti Yusuf maka kita akan keluar dari “Sumur Dotan” itu dengan mental seorang pemenang.

Ada empat sikap yang harus kita pegang jika ingin keluar sebagai pemenang dari “Sumur Dotan”, yaitu:

Cepat melepaskan pengampunan kepada orang yang sudah menyakiti kita. Musuh itu memang sudah menyakiti kita, tetapi akan lebih menyakitkan bila kita menggenggam rasa sakit itu dan menghidupinya setiap hari. Lepaskanlah rasa sakit itu dengan cara mengampuni.

Tetap tegar dan pegang janji Tuhan yang sempurna. Perlihatkan ketegaran di hadapan orang yang membenci kita, karena kita percaya bahwa Tuhan tidak pernah merencanakan kehancuran bagi kita. “Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar.” (Kej 50:20)

Selalu bersukacita dan bersyukur. Mudah untuk bersukacita dalam keadaan yang nyaman, tetapi sukacita sejati nyata ketika kita tetap bersukacita dalam keadaan yang buruk sekalipun. Rick Warren berkata, “Banyak orang menjadi kecewa di tengah masalah, bukannya menjadi lebih baik dan bertumbuh menjadi lebih dewasa.” Jangan izinkan kekecewaan bertumbuh, tetaplah bersukacita karena itu akan mendewasakan kita.

Bertekad tidak menyerah. Situasi buruk bukan berarti mimpi dan janji-janji Tuhan batal terjadi dalam hidup kita. Karena itu jangan putus asa, apalagi memutuskan untuk berhenti atau mundur. Percayalah bahwa musuh atau penghalang yang ada di perjalanan hidup kita bisa Tuhan jadikan alat untuk sukses kita. Peganglah janji bahwa rancangan Tuhan dalam hidup kita adalah memberikan hari depan yang penuh pengharapan.

Manna Sorgawi

22 Januari 2010

Read Full Post »

On the first day of Christmas,

my true love gave to me

A partridge in a pear tree.

 

On the second day of Christmas,

my true love gave to me

Two turtle doves,

And a partridge in a pear tree.

 

On the third day of Christmas,

my true love gave to me

Three French hens,

Two turtle doves,

And a partridge in a pear tree.

 

On the fourth day of Christmas,

my true love gave to me

Four calling birds,

Three French hens,

Two turtle doves,

And a partridge in a pear tree.

 

On the fifth day of Christmas,

my true love gave to me

Five golden rings,

Four calling birds,

Three French hens,

Two turtle doves,

And a partridge in a pear tree.

 

On the sixth day of Christmas,

my true love gave to me

Six geese a-laying,

Five golden rings,

Four calling birds,

Three French hens,

Two turtle doves,

And a partridge in a pear tree.

 

On the seventh day of Christmas,

my true love gave to me

Seven swans a-swimming,

Six geese a-laying,

Five golden rings,

Four calling birds,

Three French hens,

Two turtle doves,

And a partridge in a pear tree.

 

On the eighth day of Christmas,

my true love gave to me

Eight maids a-milking,

Seven swans a-swimming,

Six geese a-laying,

Five golden rings,

Four calling birds,

Three French hens,

Two turtle doves,

And a partridge in a pear tree.

 

On the ninth day of Christmas,

my true love gave to me

Nine ladies dancing,

Eight maids a-milking,

Seven swans a-swimming,

Six geese a-laying,

Five golden rings,

Four calling birds,

Three French hens,

Two turtle doves,

And a partridge in a pear tree.

 

On the tenth day of Christmas,

my true love gave to me

Ten lords a-leaping,

Nine ladies dancing,

Eight maids a-milking,

Seven swans a-swimming,

Six geese a-laying,

Five golden rings,

Four calling birds,

Three French hens,

Two turtle doves,

And a partridge in a pear tree.

 

On the eleventh day of Christmas,

my true love gave to me

Eleven pipers piping,

Ten lords a-leaping,

Nine ladies dancing,

Eight maids a-milking,

Seven swans a-swimming,

Six geese a-laying,

Five golden rings,

Four calling birds,

Three French hens,

Two turtle doves,

And a partridge in a pear tree.

 

On the twelfth day of Christmas,

my true love gave to me

Twelve drummers drumming,

Eleven pipers piping,

Ten lords a-leaping,

Nine ladies dancing,

Eight maids a-milking,

Seven swans a-swimming,

Six geese a-laying,

Five golden rings,

Four calling birds,

Three French hens,

Two turtle doves,

And a partridge in a pear tree!

 

Religious Symbolism and Meaning:

1 True Love refers to God

2 Turtle Doves refers to the Old and New Testaments

3 French Hens refers to Faith, Hope and Charity, the Theological Virtues

4 Calling Birds refers to the Four Gospels and/or the Four Evangelists

5 Golden Rings refers to the first Five Books of the Old Testament, the “Pentateuch”, which gives the history of man’s fall from grace.

6 Geese A-laying refers to the six days of creation

7 Swans A-swimming refers to the seven gifts of the Holy Spirit, the seven sacraments

8 Maids A-milking refers to the eight beatitudes

9 Ladies Dancing refers to the nine Fruits of the Holy Spirit

10 Lords A-leaping refers to the ten commandments

11 Pipers Piping refers to the eleven faithful apostles

12 Drummers Drumming refers to the twelve points of doctrine in the Apostle’s Creed

 

 www.carols.org.uk

 

Read Full Post »

When the world seems for beyond me,

and I have no place to go.

When my life seems cold and empty,

and I feel I’m all alone.

Then a song that I remember

helps to ease my troubled mind,

and I find the strength within me

to reach out just one more time.

 

For as long as I have music,

as long as there’s a song for me to sing,

I can find my way, I can see a brighter day.

The music in my life will set my spirit free.

 

When the road is dark and lonely

and I feel I want to cry.

When the dreams I keep inside me

seem to fade and almost die.

Then I call upon my music,

and it helps to dry my tears.

And I know that I can make it.

I’ll go on despite my fears.

 

For as long as I have music,

as long as there’s a song for me to sing,

I can find my way, I can see a brighter day.

The music in my life will set my spirit free.

 

Set it free!

Read Full Post »

INFJ

Introverted iNtuitive Feeling Judging

THE COUNSELOR

Sebagai manusia dengan kepribadian INFJ, modus utama mereka untuk hidup difokuskan secara internal. Mereka mengambil keputusan terutama melalui intuisi. Modus sekunder mereka adalah eksternal, di mana mereka berurusan dengan hal-hal sesuai dengan bagaimana mereka merasa tentang mereka atau bagaimana mereka sesuai dengan sistem nilai pribadi mereka sendiri.

INFJ adalah pribadi yang lembut, peduli, individu yang kompleks dan sangat intuitif. Artistik dan kreatif, mereka hidup dalam dunia makna tersembunyi dan kemungkinan. Hanya 1% dari populasi memiliki tipe kepribadian INFJ. Ini yang paling langka dari semua jenis kepribadian.

INFJ sangat mementingkan hal-hal teratur dan sistematis di dunia luar mereka. Mereka menempatkan banyak energi  dalam mengidentifikasi sistem yang terbaik untuk mendapatkan sesuatu, dan terus-menerus mendefinisikan dan mendefinisikan kembali prioritas dalam hidup mereka. Di sisi lain, INFJ beroperasi dalam diri mereka secara intuitif dan sepenuhnya spontan. Mereka tahu hal-hal secara intuitif, tanpa bisa menentukan mengapa, dan tanpa pengetahuan yang terperinci. Mereka biasanya benar, dan biasanya mereka tahu itu. Akibatnya, INFJ menempatkan sejumlah besar iman dalam naluri dan intuisi mereka. Ini adalah suatu konflik antara dunia dalam dan luar, dan dapat mengakibatkan INFJ tidak seteratur tipe ‘Judging’ lainnya. Mereka bisa saja membiarkan meja berantakan.

INFJ memiliki wawasan luar biasa terhadap orang-orang dan situasi. Mereka mendapatkan “perasaan” tentang hal-hal dan secara intuitif memahami mereka. Sebagai contoh ekstrem, beberapa pengalaman INFJ yang bersifat psikis, seperti mendapatkan perasaan yang kuat tentang sesuatu yang menimpa orang yang dicintai. Dan kemudian menemukan bahwa mereka mengalami kecelakaan. INFJ sendiri tidak benar-benar memahami intuisi mereka pada tingkat yang dapat diucapkan. Akibatnya, kebanyakan INFJ melindungi diri batin mereka, hanya berbagi apa yang mereka pilih untuk berbagi ketika mereka memilih untuk berbagi. Mereka yang dalam, individu yang kompleks, yang cukup tertutup dan biasanya sulit dipahami. INFJ menahan bagian dari diri mereka sendiri dan merahasiakannya.

Namun, INFJ benar-benar hangat secara kompleks. INFJ mendapat tempat khusus di hati orang-orang dekat yang mampu melihat anugerah spesial dan kepedulian mendalam mereka. INFJ prihatin terhadap perasaan orang lain dan mencoba untuk menjadi lembut untuk menghindari sakit hati orang lain. Mereka sangat sensitif terhadap konflik dan tidak bisa mentolerir. Situasi yang dibebankan dengan konflik dapat mendorong INFJ yang biasanya damai menjadi marah besar. Mereka mungkin cenderung menginternalisasi konflik ke dalam tubuh mereka dan pengalaman masalah kesehatan ketika berada di bawah stres.

Karena INFJ memiliki kemampuan intuitif yang kuat, mereka percaya insting mereka sendiri di atas segalanya. Hal ini dapat menyebabkan INFJ keras kepala dan cenderung mengabaikan pendapat orang lain. Mereka percaya bahwa mereka benar. Di sisi lain, INFJ adalah perfeksionis yang meragukan bahwa hidup mereka telah mencapai potensi sepenuhnya. INFJ jarang berdamai dengan dirinya sendiri – selalu ada sesuatu yang lain mereka harus lakukan untuk memperbaiki diri dan dunia di sekitar mereka. Mereka percaya dalam pertumbuhan konstan dan tidak sering meluangkan waktu untuk bersenang-senang dalam prestasi mereka. Mereka memiliki sistem nilai yang kuat dan perlu untuk menjalani kehidupan mereka sesuai dengan apa yang mereka rasa benar. Untuk menghormati aspek ‘Feeling’ kepribadian mereka, INFJ bersikap lembut dan mudah menerima. Sebaliknya, mereka memiliki harapan yang sangat tinggi dari diri mereka sendiri, dan seringkali juga dari keluarga mereka. Para INFJ tidak sudi mengorbankan idealisme mereka.

INFJ adalah pengasuh alami, sabar, setia dan protektif. Mereka adalah orang tua penuh kasih dan biasanya memiliki ikatan yang kuat dengan anak-anak mereka. Mereka memiliki harapan yang tinggi dari anak-anak mereka dan mendorong mereka untuk menjadi yang terbaik sebisa mungkin. Hal ini terkadang dapat memanifestasikan dirinya menjadi keras kepala. Namun pada umumnya, anak-anak dari INFJ mendapatkan bimbingan orang tua dengan setia dan tulus, dikombinasikan dengan kepedulian yang mendalam.

Di tempat kerja, INFJ biasanya muncul di daerah-daerah di mana mereka bisa kreatif dan agak independen. Mereka memiliki hubungan alamiah untuk seni dan unggul banyak dalam ilmu yang menggunakan intuisi mereka. INFJ juga dapat ditemukan dalam pelayanan yang berorientasi profesi. Mereka tidak pandai berurusan dengan waktu atau tugas yang sangat rinci. Para INFJ akan menghindari hal-hal seperti rincian sejauh mereka masih dapat  melihat gambaran besar. INFJ yang telah terbiasa cermat dan detail akan sangat kritis terhadap kesalahan orang lain.

Individu INFJ memiliki anugerah yang tak dimiliki jenis lain. Hidup tidak selalu mudah bagi INFJ, tetapi mereka mampu mendalami perasaan dan prestasi pribadi.

INFJ umumnya memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Intuitif memahami orang dan situasi
  • Idealis
  • Sangat berprinsip
  • Kompleks dan mendalam
  • Pemimpin alami
  • Sensitif dan penuh kasih terhadap orang-orang
  • Berorientasi pelayanan
  • Berorientasi masa depan
  • Nilai yang mendalam, hubungan otentik
  • Mengekspresikan diri tentang mereka yang sebenarnya
  • Tidak suka berurusan dengan rincian kecuali yang meningkatkan atau mempromosikan visi mereka
  • Terus-menerus mencari makna dan tujuan dalam segala hal
  • Kreatif dan visioner
  • Intens dan mudah tersakiti
  • Dapat bekerja secara logis dan rasional, menggunakan intuisi mereka untuk memahami tujuan

Para INFJ adalah individu khusus yang membutuhkan karir, lebih daripada sekadar pekerjaan. Mereka perlu merasa seolah-olah semua yang mereka lakukan dalam hidup mereka selaras dengan sistem nilai yang kuat; berdasarkan yang mereka yakini benar. Dengan demikian, INFJ harus memilih karir di mana mereka mampu menjalani kehidupan sehari-hari mereka sesuai dengan prinsip-prinsip mereka. Karir yang mendukung mereka dalam pencarian hidup dan melakukan sesuatu yang berarti. INFJ memiliki sistem nilai kuat dan visi intuitif persisten yang memberi rasa “tahu”. Sehingga mereka melakukan yang terbaik dalam posisi sebagai seorang pemimpin, bukan pengikut. Meskipun gembira ketika mengikuti individu terkemuka yang sepenuhnya didukung oleh mereka, INFJ tetap tidak pernah ingin mengikutinya di lain waktu.

Kemungkinan jalan karir untuk INFJ:

  • Rohaniwan / Pekerjaan Agamawi
  • Guru
  • Dokter Medis / Dokter Gigi
  • Alternatif Perawatan Praktisi Kesehatan
  • Psikolog
  • Psikiater
  • Konselor dan Pekerja Sosial
  • Musisi dan Seniman
  • Fotografer
  • Perawatan Anak / Pengembangan Anak Usia Dini

Disadur dari: www.personalitypage.com

Read Full Post »

Banyak orang memang sudah sering mendengar tentang teori pembagian temperamen. Akan tetapi, ada juga orang-orang tertentu yang tidak pernah mau mengerti dan menghargai. Oleh karena itu, saya ingin menerangkannya lagi.

Berdasarkan aspek biologis, Hippocrates membagi kepribadian menjadi 4 kelompok besar dengan fokus pada cairan tubuh yang mendominasi dan memberikan pengaruh kepada individu tersebut. Pembagiannya meliputi: empedu kuning (koleris), empedu hitam (melankolis), cairan lendir (phlegmatis) dan darah (sanguinis).

Mempelajari Kepribadian Orang Lain Melalui Belajar Tentang Diri Sendiri

  • Kita perlu berusaha memahami diri sendiri sehingga:
    • Tahu siapa diri kita yang sesungguhnya
    • Tahu mengapa kita bereaksi seperti yang kita lakukan
    • Tahu dari apa kita dibuat
    • Tahu kekuatan kita dan bagaimana cara meningkatkannya
    • Tahu kelemahan kita dan bagaimana cara mengatasinya

Buku Kepribadian Plus memberi pelajaran psikologi cepat dalam istilah yang mudah dan menyenangkan sehingga kita bisa

  1. Menyelidiki kekuatan dan kelemahan kita sendiri dan belajar bagaimana caranya menonjolkan segi positif kita dan menyingkirkan segi negatif kita.
  2. Memahami orang lain dan menyadari bahwa hanya karena orang lain berbeda tidak berarti bahwa mereka salah.
  3. Dengan memahami diri sendiri dan orang lain kita akan dapat berinteraksi secara harmonis dan produktif.

Kepribadian manusia terbentuk dari banyak sekali komponen (sifat), dan setiap komponen merupakan variabel. Setiap orang memiliki kepribadian yang susunan komponennya berbeda dengan orang lain. Karena itu setiap orang memiliki kepribadian yang berbeda dengan orang lain. Namun demikian untuk memudahkan kepribadian itu dapat dikelompokkan menjadi empat jenis, yaitu:

  1. Sanguinis yang populer
  2. Melankolis yang sempurna
  3. Koleris yang kuat
  4. Phlegmatis yang damai

Gambaran sekilas :

  • Seorang Sanguinis bersifat spontan, lincah, periang, optimistik, ekstrovert, tetapi suka pamer dan suka memerintah
  • Seorang Melankolis bersifat penuh pemikiran, setia, tekun, analitis, tetapi pesimistik dan introvert.
  • Seorang Koleris bersifat suka berpetualang, persuasif dan percaya diri, tetapi keras kepala dan kurang simpatik.
  • Seorang Phlegmatis bersifat ramah, sabar, puas, dan diplomatis, tetapi kurang bersemangat dan pemurung.

Setiap kepribadian memiliki kekuatan dan kelemahan. Semua jenis kepribadian diperlukan adanya dalam setiap sistem sosial / organisasi. Kepribadian sebagai totalitas sifat-sifat yang dimiliki oleh seseorang tidak bisa disebut baik atau jelek, komponen-komponennya yang bisa jelek/lemah atau baik/kuat.

Kepribadian Sanguinis Populer ( Ekstrovert – Membicara – Optimis)

Emosi Sanguinis Populer:

Kepribadian yang menarik. Suka berbicara. Menghidupkan pesta. Rasa humor yang hebat. Ingatan kuat untuk warna. Secara fisik memukau pendengar. Emosional dan demonstratif. Antusias dan ekspresif. Periang dan penuh semangat. Penuh rasa ingin tahu. Baik di panggung. Lugu dan polos. Hidup di masa sekarang. Mudah diubah. Berhati tulus. Selalu kekanak-kanakan.

Sanguinis Populer di Pekerjaan:

Sukarelawan untuk tugas. Memikirkan kegiatan baru. Tampak hebat di permukaan. Kreatif dan inovatif. Punya energi dan antusiasme. Mulai dengan cara cemerlang. Mengilhami orang lain untuk ikut. Mempesona orang lain untuk bekerja.

Sanguinis Populer Sebagai Teman:

Mudah berteman. Mencintai orang. Suka dipuji. Tampak menyenangkan. Dicemburui orang lain. Bukan pendendam. Cepat minta maaf. Mencegah saat membosankan. Suka kegiatan spontan.

Sanguinis Populer Sebagai Orangtua:

Membuat rumah menyenangkan. Disukai teman anak-anak. Mengubah bencana menjadi humor. Merupakan pemimpin sirkus.

Kepribadian Melankolis Sempurna (Introvert – Pemikir – Pesimis)

Emosi Melankolis Sempurna:

Mendalam dan penuh pikiran. Analitis. Serius dan tekun. Cenderung jenius. Berbakat dan kreatif. Artistik atau musikal. Filosofis dan puitis. Menghargai keindahan. Perasa terhadap orang lain. Suka berkorban. Penuh kesadaran. Idealis.

Melankolis Sempurna di Pekerjaan:

Berorientasi jadwal. Perfeksionis, standar tinggi. Sadar perincian. Gigih dan cermat. Tertib dan terorganisasi. Teratur dan rapi. Ekonomis. Melihat masalah. Mendapat pemecahan kreatif. Perlu menyelesaikan apa yang dimulai. Suka diagram, grafik, bagan, dan daftar.

Melankolis Sempurna Sebagai Teman:

Hati-hati dalam berteman. Puas tinggal di latar belakang. Menghindari perhatian. Setia dan berbakti. Mau mendengarkan keluhan. Bisa memecahkan masalah orang lain. Sangat memperhatikan orang lain. Terharu oleh air mata dan penuh belas kasihan. Mencari teman hidup ideal.

Melankolis Sempurna Sebagai Orang Tua:

Menetapkan standar tinggi. Ingin segalanya dilakukan dengan benar. Menjaga rumah selalu rapi. Merapikan barang anak-anak. Mengorbankan keinginan sendiri untuk yang lain. Mendorong intelegensi dan bakat.

Kepribadian Koleris Kuat ( Ekstrovert – Pelaku – Optimis )

Emosi Koleris Kuat:

Berbakat pemimpin. Dinamis dan aktif,.Sangat memerlukan perubahan. Harus memperbaiki kesalahan. Berkemauan kuat dan tegas. Tidak emosional dalam bertindak. Tidak mudah patah semangat. Bebas dan mandiri. Memancarkan keyakinan. Bisa menjalankan apa saja.

Koleris Kuat di Pekerjaan:

Berorientasi target. Melihat seluruh gambaran. Terorganisasi dengan baik. Mencari pemecahan praktis. Bergerak cepat untuk bertindak. Mendelegasikan pekerjaan. Menekankan pada hasil. Membuat target. Merangsang kegiatan. Berkembang karena saingan.

Koleris Kuat sebagai teman:

Tidak terlalu perlu teman. Mau bekerja untuk kegiatan. Mau memimpin dan mengorganisasi. Biasanya selalu benar. Unggul dalam keadaan darurat.

Koleris Kuat sebagai Orangtua:

Memberikan kepemimpinan kuat. Menetapkan tujuan. Memotivasi keluarga untuk kelompok. Tahu jawaban yang benar. Mengorganisasi rumah tangga.

Kepribadian Phlegmatis Damai ( Introvert – Pengamat – Pesimis )

Emosi Phlegmatis Damai:

Kepribadian rendah hati. Mudah bergaul dan santai. Diam, tenang, dan mampu. Sabar, baik keseimbangannya. Hidup konsisten. Tenang, tetapi cerdas. Simpatik dan baik hati. Menyembunyikan emosi. Bahagia menerima kehidupan. Serba guna.

Phlegmatis Damai di Pekerjaan:

Cakap dan mantap. Damai dan mudah sepakat. Punya kemampuan administratif. Menjadi penengah masalah. Menghindari konflik. Baik di bawah tekanan. Menemukan cara yang mudah.

Phlegmatis Damai Sebagai Teman:

Mudah diajak bergaul. Menyenangkan. Tidak suka menyinggung. Pendengar yang baik. Selera humor yang menggigit. Suka mengawasi orang. Punya banyak teman. Punya belas kasihan dan perhatian.

Phlegmatis Damai Sebagai Orang Tua:

Menjadi orang tua yang baik. Menyediakan waktu bagi anak-anak. Tidak tergesa-gesa. Bisa mengambil yang baik dari yang buruk. Tidak mudah marah.

Keempat tipe kepribadian tersebut, menurut Littauer, juga bisa bercampur dalam diri seseorang. Littauer mbedakannya menjadi empat: campuran alami, campuran pelengkap, campuran yang berlawanan, dan sedikit-sedikit dari segalanya. Campuran alami adalah Sanguinis Koleris dan Melankolis Phlegmatis. Campuran pelengkap yang berorientasi hubungan adalah Sanguinis Phlegmatis. Campuran pelengkap yang berorientasi tujuan adalah Koleris Melankolis.

Campuran berlawanan dianggap sebagai pertikaian batin yaitu Sanguinis Melankolis dan Koleris Phlegmatis.

Sedangkan yang mempunyai sedikit dari segalanya, dengan asumsi sudah mengikuti tes kepribadian dengan benar, dianggap mungkin Phlegmatis, mungkin orang sempurna, atau mungkin orang yang masa kecilnya terlalu diarahkan, dikontrol, dan ditindas sehingga tidak mengenali diri sendiri.

Teori enam belas tipe kepribadian yang dikembangkan oleh Carl Jung merupakan kombinasi dari keempat tipe dasar ini:

Ada begitu banyak hal yang dapat dijabarkan tentang kepribadian manusia. Namun untuk kali ini, saya rasa cukup sekian saja.

Sumber:

Littauer, Florence. 1994. Personality Plus, Terjemahan: Anton Adiwiyoto. Jakarta: Binarupa Aksara.

Read Full Post »