Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘angin ribut diredakan’

Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat. – Ibr 11:1

Bacaan Injil

Markus 4:35-41

Angin ribut diredakan

4:35 Pada hari itu, waktu hari sudah petang, Yesus berkata kepada mereka: “Marilah kita bertolak ke seberang.” 4:36 Mereka meninggalkan orang banyak itu lalu bertolak dan membawa Yesus beserta dengan mereka dalam perahu di mana Yesus telah duduk dan perahu-perahu lain juga menyertai Dia. 4:37 Lalu mengamuklah taufan yang sangat dahsyat dan ombak menyembur masuk ke dalam perahu, sehingga perahu itu mulai penuh dengan air. 4:38 Pada waktu itu Yesus sedang tidur di buritan di sebuah tilam. Maka murid-murid-Nya membangunkan Dia dan berkata kepada-Nya: “Guru, Engkau tidak peduli kalau kita binasa?” 4:39 Ia pun bangun, menghardik angin itu dan berkata kepada danau itu: “Diam! Tenanglah!” Lalu angin itu reda dan danau itu menjadi teduh sekali. 4:40 Lalu Ia berkata kepada mereka: “Mengapa kamu begitu takut? Mengapa kamu tidak percaya?” 4:41 Mereka menjadi sangat takut dan berkata seorang kepada yang lain: “Siapa gerangan orang ini, sehingga angin dan danau pun taat kepada-Nya?”

Renungan 

Sulit rasanya memercayai sesuatu yang belum kita ketahui dengan pasti. Apalagi jika hal itu berkaitan dengan keberlangsungan hidup kita di masa yang akan datang. Kita tidak dapat menerawang apa yang akan terjadi kelak. Kita hanya bisa percaya bahwa Ia telah mempersiapkan segala sesuatu yang terbaik untuk kita.

Boleh dibilang saya sendiri berada dalam ketidakpastian selama beberapa bulan terakhir ini. Dimulai dari panggilan kerja oleh suatu perusahaan yang mengharuskan saya meninggalkan keluarga dan kota yang telah membesarkan saya selama bertahun-tahun. Semua terasa begitu berat. Saat itu banyak hal berkecamuk dalam pikiran saya karena itu adalah kali pertama saya harus hidup berjauhan dengan orang tua.

Berbagai pertanyaan muncul dalam hati. Mampukah saya hidup dan bertahan di kota yang asing bagi saya? Mental saya betul-betul diuji. Sekalipun demikian, hati saya merasa yakin itulah yang menjadi keinginan Tuhan dalam hidup saya, untuk membentuk pribadi saya menjadi lebih tangguh dan mandiri.

Keyakinan itulah yang menggerakkan saya untuk tetap percaya pada masa depan yang belum saya ketahui kepastiannya. Melihat penyertaan-Nya dalam perjalanan hidup saya dari hari ke hari membuat saya semakin yakin bahwa Ia telah menyiapkan segala sesuatunya secara detail bagi saya. (Cr)

Percayakah saya bahwa Tuhan mempunyai rencana indah dan telah menyiapkan segala sesuatunya secara detail untuk mewujudkan rencana-Nya?

Sumber: Renungan Harian Bahasa Kasih

31 Januari 2015

Advertisements

Read Full Post »