Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘baptisan hidup baru’

Ia akan membaptis kamu dengan Roh Kudus. Mrk 1:8

Bacaan Injil

Markus 1:7-11

1:7  Inilah yang diberitakannya: “Sesudah aku akan datang Ia yang lebih berkuasa daripadaku; membungkuk dan membuka tali kasut-Nya pun aku tidak layak.  1:8  Aku membaptis kamu dengan air, tetapi Ia akan membaptis kamu dengan Roh Kudus.” 1:9  Pada waktu itu datanglah Yesus dari Nazaret di tanah Galilea, dan Ia dibaptis di sungai Yordan oleh Yohanes. 1:10  Pada saat Ia keluar dari air, Ia melihat langit terkoyak, dan Roh seperti burung merpati turun ke atas-Nya. 1:11  Lalu terdengarlah suara dari sorga: “Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan.”

Renungan

Pembaptisan adalah hal yang sangat penting. Karena saat dibaptis, selain kita menjadi warga kerajaan Allah yang berarti kita memiliki hak sebagai anak Bapa untuk pengampunan dosa dan janji-janji-Nya, kita juga menerima Roh Kudus dalam hidup kita.

Banyak orang bertanya mengapa Yesus sebagai Anak Allah masih perlu dibaptis. Jawabannya, Yesus itu 100% Allah dan 100% manusia. Sebagai manusia, Ia perlu mengalami pembaptisan. Kisah pembaptisan inilah yang meneguhkan bahwa pembaptisan adalah sebuah bagian dalam kekristenan yang sangat penting artinya.

Kisah pembaptisan dan turunnya Roh Kudus juga mencatat betapa pentingnya peran Roh Kudus dalam kehidupan dan pelayanan umat Allah. Yesus belum memulai pelayanan apa pun sebelum Ia dibaptis. Sampai ketika Ia telah dibaptis, Yesus baru memulai pelayanan yang diberikan Bapa kepada-Nya.

Sebelum saya mengalami hidup yang baru, bisa dikatakan hidup kekristenan saya hanyalah sebatas ke gereja setiap hari Minggu. Tidak ada yang saya pikirkan dan lakukan selain itu. Kitab Suci tidak lebih menjadi jimat di pinggir ranjang saya yang membuat saya sedikit tenang saat tidur malam.

Namun saat mengalami hidup yang baru, saya baru menyadari bahwa saya punya Roh Kudus yang tinggal dalam diri saya. Saya berdoa dan membiarkan Roh Kudus memimpin hidup saya dan saat itulah saya diubahkan. Hidup saya berubah secara radikal. Dosa tidak lagi menjerat, hidup menjadi penuh sukacita dan damai sejahtera. Dulunya berdoa hanya sebatas mau makan dan tidur, sekarang menjadi suatu kebutuhan. Tanpa diduga, kerinduan untuk melayani Tuhan menjadi begitu besar dan menggebu-gebu. Alleluya. (Al)

Apa yang saya alami ketika dibaptis atau mengalami hidup yang baru?

Sumber: Renungan Harian Bahasa Kasih

11 Januari 2015 

Advertisements

Read Full Post »