Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘dasar diagnosis rhinosinusitis dentogen’

img_sinusitis_inn2

Anamnesis:

  • Laki-laki, 35 tahun
  • Keluhan keluar cairan berbau busuk dari lubang hidung kanan sejak 3 hari sebelum masuk RS (infeksi bakteri)
  • 1 minggu sebelum masuk RS: lubang hidung kanan tersumbat terus menerus (edema, produksi mukus), disertai nyeri di pipi kanan dan sakit kepala di bagian pelipis (persarafan sama oleh N. V2 (N. maxillaris))
  • Ada cairan yang mengalir ke tenggorok (post-nasal drip syndrome)
  • Demam (-), batuk (-)
  • 1 tahun yang lalu:
    • Sakit gigi geraham kanan atas (pulpitis)
    • Sekarang tidak berdenyut, tetapi nyeri waktu mengunyah terutama bila menggigit sesuatu yang keras (gangren, abses)
    • Tidak berobat ke dokter gigi, hanya mengkonsumsi obat penahan sakit
  • Riwayat kebiasaan: merokok sejak masih SMU, menyikat gigi hanya di pagi hari (mempercepat bentukan karies, rokok membuat keasaman mulut >>)

Pemeriksaan Fisik

  • Tanda vital:
    • S: 37,8°C (subfebris)
    • T: 135/85 mmHg (prehipertensi)
  • Status generalis dalam batas normal
  • Status lokalis:
    • Telinga, tenggorok, hidung bagian luar dbn
    • Cavum nasi kanan
      • Sekret mukopurulen berasal dari daerah meatus nasalis medius (infeksi sinus maxillaris)
      • Konka inferior: mukosa hiperemis (inflamasi)
    • Wajah: nyeri tekan dan nyeri ketuk daerah fossa canina kanan (sinusitis maxillaris)
    • Rongga mulut: gigi 16 didapatkan gangren radiks, nyeri ketuk (+), vitalitas (-) (gangrene, abses)
  • Transiluminasi kamar gelap: daerah pipi kanan gelap, pipi kiri terang (cairan, sinusitis maxillaris kanan)

Laboratorium

  • Relatif leukositosis (11.000/mm3)
  • Urinalisis normal

Pemeriksaan Foto Polos:

  • Waters: tampak perselubungan opak pada sinus maxillaris kanan, gambaran “air-fluid level”. Sinus lainnya cerah, septum nasi tidak deviasi (polip nasal, fibrosis kistik, rhinogen (-)), tulang-tulang wajah normal.
  • Foto panoramik: karies profunda gigi 16 (M1 kanan atas), daerah lusen berbatas tegas ireguler sekitar apeks radiks gigi (abses, asal infeksi)

Diagnosis Banding

  • Rhinosinusitis maxillaris dextra akut e.c. dentogen
  • Rhinosinusitis maxillaris dextra akut e.c. rhinogen
  • Fibrosis kistik
  • Sindrom Kartagener (diskinesia cilia primer)

Gejala Mayor:

Nyeri/rasa penuh pada wajah, obstruksi nasal, sekret nasal purulen

Tanda:

Nyeri tekan sinus, kongesti nasal, sekret nasal purulen

Gejala Minor:

Demam, nyeri kepala, sakit tenggorokan, anosmia/hiposmia, rasa penuh di telinga, sakit pada gigi

Diagnosis: faktor mayor ≥ 2 atau 1 faktor mayor dan ≥ 2 faktor minor

 

Diagnosis Kerja:

Rhinosinusitis maxillaris dextra akut e.c. dentogen

 

 

Read Full Post »