Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘gangguan kepribadian’

Definisi:

Suatu gangguan mental yang dikarakteristikkan dengan corak-corak maladaptif dari penyesuaian dirinya terhadap kehidupannya.

D.P.L :

Pada gangguan kepribadian terdapat kerusakan pada:

• perkembangan kepribadian

• kecenderungan patologis dalam struktur kepribadiannya

Klasifikasi (menurut DSM-IV (1994)):

Gangguan Kepribadian Paranoid

Gangguan Kepribadian Skizoid

Gangguan Kepribadian Skizotipal

Gangguan Kepribadian Antisosial

Gangguan Kepribadian Ambang

Gangguan Kepribadian Histrionik

Gangguan Kepribadian Narsisistik

Gangguan Kepribadian Menghindar

Gangguan Kepribadian Dependen

Gangguan Kepribadian Obsesif Kompulsif

Gangguan Kepribadian yang tak dispesifikasikan di tempat lain

Ini terdiri dari :

a). Gangguan Kepribadian Pasif-Agresif

b). Gangguan Kepribadian Depresif

c). Gangguan Kepribadian Sadomachistik

d). Gangguan Kepribadian Sadistik

e). Perubahan kepribadian oleh karena kondisi medik umum

f). Perubahan kepribadian sesudah mendapat pengalaman katastrofik dan sesudah penyakit psikiatrik

Etiologi :

1. Faktor lingkungan (environment)

2. Faktor Herediter

3. Faktor Psikologik (perkembangan kepribadian)

4. Faktor Neurologik (seperti adanya gambaran EEG abnormal)

Gangguan Kepribadian Paranoid

Tanda-tandanya :

  1. Kepekaan yang berlebihan terhadap kegagalan dan penolakan
  2. Kecenderungan untuk tetap menyimpan dendam, misalnya menolak untuk memaafkan suatu penghinaan atau masalah kecil.
  3.  Kecurigaan dan kecenderungan pervasif untuk menyalahartikan tindakan orang lain yang netral atau bersahabat sebagai suatu sikap permusuhan atau penghinaan
  4. Mempertahankan dengan gigih bila perlu dengan kekuatan fisik tentang hak pribadinya yang sebenarnya tak sesuai dengan keadaan sebenarnya
  5. Kecurigaan yang berulang, tanpa dasar, tentang kesetiaan seksual pasangannya.
  6. Kecenderungan untuk merasa dirinya penting secara berlebihan

Gangguan Kepribadian Skizoid

  1. Hanya sedikit saja, bila ada, aktivitas yang memberikan kebahagiaan
  2. Emosi dingin, afek datar
  3. Kurang mampu untuk menyatakan kehangatan, kelembutan atau kemarahan pada orang lain.
  4. Ketidakpedulian yang nyata terhadap pujian atau kecaman
  5.  Kurang tertarik untuk menjalin pengalamanseksual dengan orang lain (dengan memperhitungkan umur)
  6. Hampir selalu memilih aktivitas yang menyendiri
  7. Dirundung oleh fantasi dan introspeksi yang berlebihan
  8. Tidak mempunyai teman dekat atau hubungan pribadi yang akrab
  9. Sangat tidak sensitif terhadap norma dan kebiasaan sosial yang berlaku.

Gangguan Kepribadian Disosial

  1. Bersikap tidak peduli dengan perasaan orang lain
  2. Sikap yang amat tidak bertanggung jawab dan menetap dan tidak peduli terhadap norma, peraturan, dan kewajiban sosial
  3. Tidak mampu untuk mempertahankan hubungan agar berlangsung lama, meskipun tidak ada kesulitan untuk mengembangkannya
  4.  Mudah menjadi frustrasi dan bertindak agresif, termasuk tindakan kekerasan
  5. Tidak mampu untuk menerima kesalahan dan belajar dari pengalaman terutama dari hukuman
  6. Sangat cenderung untuk menyalahkan oranglain atau menawarkan rasionalisasi yang dapat diterima untuk perilaku yang telah membawa pasien dalam konflik sosial

Gangguan Kepribadian Histrionik

  1. Ekspresi emosi yang didramatisasikan sendiri, teatrikalitas dan dibesar-besarkan
  2. Bersifat sugestif, mudah dipengaruhi oleh orang lain atau situasi
  3. Afek datar atau labil
  4. Terus-menerus mau cari kepuasan dan aktivitas di mana pasien menjadi pusat perhatian
  5.  Kegairahan yang tak pantas dalam penampilan atau perilaku
  6. Terlalu mementingkan daya tarik fisik

Gambaran penyerta :

egosentrisitas, pemuasan diri sendiri, mudah tersinggung, perilaku manipulatif yang menetap untuk

mencapai kepentingan pribadi

Gangguan Kepribadian Obsesif Kompulsif

  1. Perasaan ragu dan hati-hati yang berlebihlebihan
  2. Keterpakuan pada rincian, peraturan, daftar, perintah atau jadwal
  3. Perfeksionisme yang menghambat penyelesaian tugas
  4. Ketelitian yang berlebihan, terlalu hati-hati
  5.  Keterpakuan dan keterikatan yang berlebihan pada kebiasaan sosial
  6. Kaku dan keras kepala
  7. Pemaksaan secara tidak masuk akal agar orang lain melakukan sesuatu menurut caranya
  8. Mencampuradukkan pikiran atau dorongan yang bersifat memaksa atau yang tidak disukai

Gangguan Kepribadian Cemas (Menghindar)

  1. Perasaan tegang dan takut yang menetap
  2. Merasa dirinya tidak mampu, tidak menarikatau lebih rendah dari orang lain
  3. Kekhawatiran yang berlebihan terhadapkritik dan penolakan dalam situasi sosial
  4. Keengganan untuk terlibat dengan orang, kecuali merasa yakin akan disukai
  5.  Pembatasan gaya hidup oleh karena alasan keamanan fisik
  6. Menghindari aktivitas sosial atau pekerjaan yang banyak melibatkan kontak interpersonal oleh karena takut akan dikritik, tidak didukung atau ditolak

Gangguan Kepribadian Dependen

  1. Mendorong atau membiarkan orang lain untuk mengambil sebagian besar keputusan penting bagi dirinya
  2. Meletakkan kebutuhan sendiri lebih rendah daripada orang lain pada siapa dia bergantung dan kerelaan yang tidak semestinya terhadap keinginan mereka.
  3. Keengganan untuk mengajukan tuntutan yang layak kepada orang pada siapa dia bergantung
  4. Perasaan tidak enak atau tidak berdaya apabila sendirian, karena ketakutan yang dibesar-besarkan tentang ketidakmampuan mengurus diri sendiri
  5. Terpaku pada ketakutan akan ditinggalkan oleh orang yang dekat dengannya dan ditinggalkan agar mengurus diri sendiri
  6. Keterbatasan kemampuan untuk membuat keputusan sehari-hari tanpa mendapat nasihat yang berlebihan dan diyakini orang lain

Gangguan Kepribadian Emosional Tak Stabil

  1. Kecenderungan yang mencolok untuk bertindak secara impulsif tanpa mempertimbangkan konsekuensi, bersamaan dengan ketidakstabilan afek
  2. Kemampuan merencanakan sesuatu mungkin minimal dan ledakan kemarahan yang hebat seringkali dapat menjurus kepada kekerasan atau ledakan perilaku. Hal ini mudah ditimbulkan jika kegiatan impulsifnya dikritik atau dihalangi orang lain

Pedoman Diagnostik Umum

Keadaan yang tidak disebabkan langsung oleh kerusakan atau penyakit otak berat atau gangguan jiwa lain, tetapi memenuhi kriteria berikut ini:

  1. Sikap dan perilaku yang amat tak serasi yangmeliputi biasanya beberapa bidang fungsi, misalnya:afek, kesadaran, pengendalian impuls, cara memandang dan berpikir, serta gaya berhubungan dengan orang lain
  2. Pola perilaku abnormal yang berlangsung lama, berjangka panjang dan tidak terbatas pada episode penyakit jiwa
  3. Pola perilaku abnormalnya itu pervasif & jelas maladaptif terhadap berbagai keadaan pribadi dan sosial yang luas.
  4. Manifestasi di atas selalu muncul pada masa kanak-kanak atau remaja dan berlanjut sampai usia dewasa
  5. Gangguannya menjurus kepada penderitaan pribadi yang berarti, tetapi hal ini mungkin hanya menjadi nyata kemudian dalam perjalanan penyakitnya
  6. Gangguan ini biasanya tetapi tidak selalu, berhubungan secara bermakna dengan masalah pekerjaan dan kinerja sosial

Terapi

  1. Psikoterapi. Khusus untuk gangguan kepribadian paranoid, psikoterapi adalah terapi pilihan
  2. Farmakoterapi;bergantung pada jenis gangguan kepribadiannya, misalnya obat: anti ansietas, antipsikotik, antidepresan, psycho stimulant

Sumber: www.library.usu.ac.id

Read Full Post »