Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘kebijaksanaan’

Sewaktu saya masih duduk di bangku sekolah menengah atas, saya mendapatkan sebuah buku yang berisi kata-kata Vincent de Paul. Beliau dikenal sebagai Bapa Orang-Orang Miskin. Di sini saya ingin membagikan nasihat dan wejangan dari Santo Vincent de Paul ini. Dimulai dari keutamaan yang paling saya kagumi: kebijaksanaan.

Keutamaan Kebijaksanaan

“Keutamaan kebijaksanaan… mendorong kita untuk menyingkirkan dari pembicaraan hal-hal yang bertentangan dengan Allah atau merugikan sesama atau maksud mencari pujian bagi diri sendiri atau maksud lain yang kurang baik.” (DBSV V, 66)

Kebijaksanaan Sejati

“Kebijaksanaan yang sejati mengharuskan akal kita tunduk pada pesan-pesan Injil dan memberi kita suatu pedoman yang kokoh, yaitu selalu menilai segala-galanya berdasarkan penilaian Yesus sendiri.” (DBSV V, 67)

Orang yang Bijaksana dan yang Tidak

“Orang yang tidak bijaksana tidak peduli mengenai cara, waktu, dan tujuan yang wajar…, sementara orang yang bijaksana bertindak dengan hati-hati dan dengan demikian segalanya dilakukan dengan tepat dari segala sudut.” (DBSV V, 66)

Jangan Sampai Merusak Kesehatan

“Allah memang memberi perintah kepada kita untuk mengasihi Dia dengan segenap hati dan dengan segenap tenaga; tetapi kebaikanNya sama sekali tidak menghendaki bahwa hal itu sampai mengganggu atau malah merusak kesehatan kita karena tindakan-tindakan yang berlebihan.” (DBSV V, 280 – 4 Agustus 1655)

Godaan Setan Menuntun ke Arah Ekstrem

“Seringkali setan menggoda kita dengan jalan ini: bila tidak berhasil mengajak kita untuk langsung berbuat jahat, dia mendorong kita untuk mengejar kebaikan yang tinggi, yang melampaui kemampuan kita… sehingga kita tertekan di bawah beban yang berat.” (DBSV V, 283 – 4 Agustus 1655)

Hasrat yang Tidak Wajar untuk Maju

“Tindakan-tindakan yang menyakitkan hati kita pada umumnya bersumber dari hasrat yang tidak wajar untuk maju, dari cinta diri dan dari kebodohan…, karena adanya niat untuk mencapai tingkat keutamaan yang menonjol hanya dengan satu langkah.” (DBSV V, 284)

Kadang Kita Perlu Menyendiri

“Tuhan Yesus sendiri telah menghargai kesendirian, karena selama beberapa waktu Dia mau tinggal di padang gurun; dan bagi kita selalu merupakan sumber berkat bila mengalami situasi yang sama seperti dialami oleh Tuhan dan Guru kita yang baik.” (DBSV III, 42 – SV IV, 410 – 23 Juni 1652)

Read Full Post »