Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘mulai pengobatan hiv’

Kapan memulai pengobatan?

Semakin cepat anak yang terinfeksi memulai pengobatan HIV, semakin cepat ia bisa mendapatkan keuntungan dari pengobatan. Secara khusus, pengobatan HIV harus dimulai sebelum anak menjadi kurang sehat. Jika anak Anda menunjukkan tanda-tanda dari sistem kekebalan tubuh yang lemah (jika mereka sering tidak enak badan, misalnya), mereka harus memulai pengobatan HIV sesegera mungkin.

Pengobatan HIV

Pengobatan HIV sangat efektif pada anak dengan HIV, membuat HIV menjadi penyakit yang dapat dikelola dalam jangka panjang. Sama seperti orang lain yang hidup dengan HIV, bayi, anak-anak dan remaja dianjurkan untuk mengambil pengobatan HIV. Di Indonesia, standar pengobatan HIV untuk anak-anak ditetapkan dalam pedoman yang diterbitkan oleh Kemenkes. Pedoman terbaru diterbitkan pada tahun 2014.

Pengobatan menggunakan kombinasi obat anti-HIV yang berbeda. Kadang-kadang obat dapat digabungkan menjadi satu tablet atau sirup. Jika obat ini digunakan dengan benar, tingkat HIV dalam darah akan menurun ke tingkat yang sangat rendah. Hal ini sering disebut viral load (jumlah virus) tidak terdeteksi dan merupakan salah satu tujuan utama pengobatan HIV.

Pilihan obat yang digunakan untuk mengobati anak Anda akan tergantung pada sejumlah faktor, termasuk usia dan berat badan anak, dan apakah anak mempunyai penyakit lain. Dokter akan mempertimbangkan kombinasi obat yang paling mudah untuk digunakan anak Anda, untuk membantu tercapainya kepatuhan. Patuh berarti anak meminum obat dengan benar, pada waktu yang tepat, dan setiap hari.

Ada berbagai jenis atau kelas obat anti-HIV. Tiap jenis obat bekerja melawan HIV dengan cara berbeda. Untuk memastikan pengobatan HIV berhasil menekan virus, biasanya seseorang harus menggunakan kombinasi tiga obat anti-HIV dan tiga obat ini berasal dari dua kelas yang berbeda.

Infeksi HIV yang tidak diobati dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh. Memiliki viral load yang tidak terdeteksi bukan berarti seseorang telah sembuh dari HIV. Virus ini ‘ditidurkan’ oleh pengobatan HIV. Jika anak berhenti berobat, virus baru akan segera dibuat lagi. Namun jika anak teratur berobat, jumlah virus akan sangat sedikit dalam darah dan sistem kekebalan tubuh dapat kuat melawan infeksi. Ini berarti anak akan memiliki kesempatan untuk memiliki kualitas hidup yang lebih baik.

Dosis

Dosis obat anti-HIV yang diberikan kepada anak-anak akan tergantung pada berat badan atau ukuran anak. Pengobatan akan dipantau secara berkala oleh klinik untuk memastikan anak Anda menerima dosis paling aman dan paling efektif dari pengobatan mereka. Ketika anak bertumbuh dan mengalami peningkatan berat badan, dosis obat akan berubah. Oleh karena itu, penting bagi anak untuk menghadiri semua janji temu dengan dokter sehingga mereka bisa menerima dosis pengobatan yang tepat.

Kepatuhan

Meminum obat dengan benar disebut kepatuhan. Anak Anda akan mendapatkan manfaat besar dari pengobatan HIV jika digunakan dengan tepat.
Yang dimaksud dengan kepatuhan adalah:

  • Menggunakan obat yang benar
  • Pada waktu yang tepat
  • Dengan cara yang tepat (perhatikan obat yang harus dikonsumsi bersama makanan atau dalam perut kosong, atau tidak ada ada aturan makan)

Lupa minum obat atau tidak mengikuti petunjuk resep dapat mengakibatkan kerja obat tidak efektif dan jumlah virus dapat meningkat. Hal ini dapat menyebabkan perkembangan HIV yang resisten terhadap obat.

Para pemberi layanan kesehatan dapat memberikan beberapa tips atau cara memberikan obat-obatan kepada anak dan bagaimana meningkatkan peluang anak untuk menggunakan pengobatan dengan cara yang benar.

Berikut adalah beberapa metode yang dapat digunakan untuk mengajak anak meminum obat:

  • Libatkan anak Anda. Misalnya, biarkan anak Anda memilih cangkir yang digunakan untuk mengambil minuman untuk minum obat. Atau membuat bagan dan biarkan anak Anda menempel dengan stiker warna warni untuk setiap dosis obat yang digunakan;
  • Jelaskan kepada anak bahwa obat ini dibutuhkan untuk menjaga kesehatan mereka;
  • Bangun rutinitas. Jika anak Anda menggunakan obat mereka pada waktu yang sama setiap hari, mereka akan terbiasa untuk melakukannya. Jelaskan bahwa kebiasaan ini sama seperti rutinitas menyikat gigi dan sesuatu yang harus dilakukan setiap hari supaya tetap kuat dan sehat di masa depan;
  • Puji anak setiap kali meminum obat;
  • Ajar anak untuk menelan pil. Pil lebih mudah digunakan dibandingkan dengan sirup. Misalnya, menaruh pil di belakang lidah kemudian meminum air yang banyak supaya pil cepat tertelan;
  • Anak dapat latihan beberapa hari sebelum menggunakan obat anti-HIV. Latih mereka untuk menelan permen yang berukuran sangat kecil dapat menjadi cara yang bermanfaat;
  • Jika anak menggunakan sirup, gunakan sendok takar obat atau pipet obat untuk memastikan anak mendapat takaran obat yang benar;
  • Jika Anda juga menjalani pengobatan HIV, Anda dan anak Anda dapat meminum obat pada waktu yang sama.

Penting bahwa Anda dan anak Anda berkomitmen untuk menjalani pengobatan dan memiliki pandangan yang positif terhadap pengobatan. Usahakan untuk tidak menekankan pada sisi negatif penggunaan obat, tetapi konsentrasikan pada manfaat pengobatan. Jika Anda merasa kesulitan membicarakan hal ini dengan anak Anda, diskusikan perasaan Anda dengan dokter, konselor atau pendukung sebaya.

Disadur dari:

Yayasan Spiritia. 2016. Pahami dan Dukunglah Kami (Panduan untuk Pengasuh). Seri Buku Kecil.

Advertisements

Read Full Post »