Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘penatalaksanaan kelainan refraksi’

Jenis-jenis lensa koreksi:

lens

300px-CylindricalLenses_2

Miopi

  • Koreksi dengan lensa negatif: konkaf
  • Karakteristik: membuat gambaran yang lebih jauh dan lebih kecil sehingga dapat terlihat jelas oleh mata
  • Lensa sferis minus terkecil yang memberikan tajam penglihatan terbaik (misal S -2.50 dan S -2.75 memberi visus 6/6 dipilih S -2.50)

Contoh:

OD S -2.50 D

OS S -2.00 D

 myopia1

Hipermetropi

  • Koreksi dengan lensa positif: konveks
  • Karakteristik: membuat gambaran lebih besar dan lebih dekat sehingga dapat terlihat jelas oleh mata
  • Lensa sferis positif terbesar yang memberikan tajam penglihatan terbaik (misal S +2.75 dan S +2.50 memberikan visus 6/6, dipilih S +2.75)

Contoh:

OD S +2.75 D

OS S +2.50 D

hypermetropia1

Presbiopi

  • Koreksi dengan lensa bifokal
  • Karakteristik: memiliki dua kekuatan lensa yang berbeda
  • Ukuran lensa yang memberikan ketajaman penglihatan dekat sempurna merupakan ukuran lensa yang diperlukan untuk adisi kacamata baca
  • Hubungan lensa adisi dan umur biasanya:
    • 40-45 tahun S +1.00 dioptri
    • 45-50 tahun S +1.50 dioptri
    • 50-55 tahun S +2.00 dioptri
    • 55-60 tahun S +2.50 dioptri
    • > 60 tahun S +3.00 dioptri

Jarak baca biasanya 30 cm sehingga adisi +3.00 D adalah lensa positif terkuat yang dapat diberikan pada seseorang. Pada keadaan ini mata tidak melakukan akomodasi bila membaca pada jarak 33 cm karena benda yang dibaca terletak pada titik api lensa +3.00 D sehingga sinar yang keluar akan sejajar.

Adisi untuk membaca perlu disesuaikan dengan kebutuhan jarak pasien pada waktu membaca. Pemeriksaan sangat subjektif sehingga angka-angka di atas tidak merupakan angka yang tetap.

Contoh:

OD S -0.75 D

OS S -1.00 D

ADD S +2.00 D

02_bifocal_type

bifocal2

presbiopy1

Astigmatisme

  • Koreksi dengan lensa silindris atau lensa silindris dan sferis
  • Lensa silinder memiliki dua meridian yang tegak lurus satu sama lain
  • Meridian yang tidak memiliki kekuatan lensa disebut aksis
  • Meridian lainnya memiliki kekuatan lensa
  • Derajat astigmatisme sama dengan ukuran lensa silinder negatif yang dipakai sehingga gambar kipas astigmatisme tampak jelas

 FIGURE30-706341

450px-Cylinder_clock

astigmatism1

 

Lensa sferosilindris

Kombinasi lensa silindris dan lensa sferis

Contoh:

S -2.00 D

C -1.00 D X 90°

sphero-cylindrical

Transposisi Lensa

Tujuan: mengubah silinder negatif menjadi silinder positif atau sebaliknya tanpa mengubah kekuatan lensa tersebut

Metode:

Sferis: merupakan penjumlahan secara aljabar nilai sferis dan silindris

Silindris: ubah tanda kekuatan lensa, ubah aksis dengan menambahkan 90°

Contoh: S +2.00 D C +1.00 D x 90° -> S +3.00 D C -1.00 D x 180°

 

 

Advertisements

Read Full Post »